Post RFQ
Tas ini terbuat dari bahan baku polietilen kepadatan tinggi (HDPE), dengan ketahanan yang kuat dan tahan tusuk yang baik, dan dapat membawa barang berat hingga 50kg tanpa robek. Tas ini tersedia dalam dua gaya: tali pengikat dan mulut datar. Gaya tali pengikat dapat dengan mudah ditutup dan diikat untuk menghindari kebocoran limbah. Warna yang tersedia adalah hitam, biru dan transparan. Gaya hitam dapat menyembunyikan isi limbah untuk melindungi privasi, dan gaya transparan memudahkan pengurutan limbah. Tas ini telah lulus sertifikasi lingkungan CE Uni Eropa, tidak mengandung logam berat dan zat berbahaya lainnya, dan memenuhi standar kemasan limbah industri. Tas ini dapat dicetak dengan logo merek dan teks peringatan untuk memenuhi kebutuhan merek perusahaan properti dan sanitasi. Desain dengan ketebalan tambahan memiliki daya tahan lebih dari 3 kali lipat tas sampah PE biasa, mengurangi frekuensi penggantian.
Bahan: Polietilen kepadatan tinggi (HDPE); Ketebalan: 0,08mm (tipe ringan), 0,12mm (tipe sedang), 0,15mm (tipe berat) tersedia; Ukuran standar: 60×80cm, 80×100cm, 100×120cm, 120×140cm (dapat disesuaikan); Metode penyegelan: Mulut datar / tipe tali pengikat tersedia; Jarak daya dukung: 10kg (ringan) -50kg (berat); Spesifikasi pengemasan: 20-50 buah per kotak (ditentukan oleh ukuran); Warna: Hitam, biru, transparan tersedia; Sertifikasi: Sertifikasi lingkungan CE EN 13432 Uni Eropa; Dukungan pencetakan: Dapat mencetak teks peringatan, logo merek; Klasifikasi aplikasi: Khusus untuk limbah industri, limbah dapur, pembersihan properti.
Tas ini cocok untuk penanganan limbah konstruksi di bengkel pabrik, pengolahan limbah dapur di dapur restoran, pengumpulan sampah di area umum komunitas perumahan, pengemasan sampah kantor di gedung kantor, pembersihan sampah sementara dalam kegiatan skala besar dan skenario lainnya. Tas ini dapat memenuhi persyaratan muatan kendaraan sanitasi, meningkatkan efisiensi penanganan limbah secara signifikan, menggantikan karanyam tradisional dan tas sampah tipis, serta mengatasi masalah industri seperti kebocoran limbah dan daya dukung tidak cukup.