Post RFQ
Kelebihan utama dari Aliran Meter Elektromagnetik ini adalah desain tertutup sepenuhnya tanpa bagian yang bergerak, sehingga membutuhkan perawatan minimal dan memiliki umur pakai panjang. Bahan lapisan dan elektroda yang dapat diganti memungkinkannya beradaptasi dengan fluida yang sangat korosif dan abrasif, sehingga cocok untuk berbagai aplikasi industri. Mendukung pengukuran aliran dua arah dan penyimpanan data bawaan, memungkinkan pengguna melacak data aliran historis secara efektif. Ini mengatasi titik nyeri dari aliran meter mekanis tradisional, seperti penyumbatan sering dan biaya perawatan tinggi, sehingga sangat cocok untuk lingkungan kerja yang keras.

Aliran Meter Elektromagnetik tersedia dalam diameter pipa mulai dari DN15 hingga DN2000, dengan model DN100 memiliki berat sekitar 80kg. Ketebalan lapisan berkisar antara 3mm hingga 5mm tergantung pada media dan tekanan kerja. Waktu respons kurang dari 500ms dan mendukung berbagai sinyal output untuk integrasi dengan sistem SCADA. Flange koneksi standar memenuhi standar ANSI dan DIN, dan versi terendam dapat dipasang di lingkungan bawah air dengan kedalaman hingga 10m. Ini juga dilengkapi mode konsumsi daya rendah, sehingga cocok untuk skenario pemantauan jarak jauh yang menggunakan baterai.

Aliran Meter Elektromagnetik ini banyak digunakan dalam aplikasi pengolahan air kota dan industri. Di sektor kota, digunakan untuk mengukur air keran, limbah, dan aliran air hujan. Di sektor industri, digunakan untuk pengukuran fluida proses di pabrik kertas, tambang, dan fasilitas pengolahan makanan. Ini juga cocok untuk mengukur bahan kimia korosif di pabrik kimia dan larutan elektrolit dalam manufaktur baterai. Selain itu, dapat digunakan untuk pengukuran aliran di sistem irigasi pertanian dan proyek pemantauan sumber daya air.